Gagal membuat foto essay
Hari ini, bertepatan dengan Hari Anak Nasional (23 Juli 2009). Dalam hal ini, saya ditugaskan untuk membuat foto essay yang berkaitan dengan hari tersebut. Hasil itu nantinya akan dimuat di situs kampung jagad, yang memang selama ini konsen dibidang anak dan lingkungan.
Sekitar pukul 10.15 WIB, saya mulai berfikir. Kira-kira kebutuhan apa yang akan saya cari. Yang jelas, pertama adalah saya akan menceritakan tentang apa (tema), dengan foto yang akan saya jepret nanti. Kedua, gambar apa saja yang saya butuhkan, dan yang ketiga. Kemana saya akan mencari gambar, sebagai bahan cerita.
Tema mungkin sudah ada gambaran, bahwa saya akan menceritakan tentang kegiatan anak ketika peringatan hari anak nasional. Dalam rencana saya, saya akan mengambil gambar anak-anak jalanan, dimana anak-anak tersebut sering terlihat dibeberapa tempat, seperti terminal bus, stasiun, pangkalan, lampu merah, dan tempat lain.
Beranjak dari rencana tersebut, mulailah saya melangkah mendatangi beberapa tempat yang sudah teragendakan diatas. Pertama saya menuju ke Stasiun, lalu lampu merah, pangkalan, dan terminal bus. Dari beberapa tempat tersebut, saya tidak bisa mendapatkan gambar yang sudah saya rencanakan dari awal. Kenapa ?
Ya, ketika saya mendatangi tempat-tempat tersebut. Tidak satu pun terlihat seorang anak yang biasanya kelayapan (ngamen atau minta-minta) ditempat itu. Sempat saya ngobrol dengan beberapa orang yang setiap hari ditempat itu, tidak satu pun terlihat, “Biasanya ada mas, beberapa anak seumuran anak kelas empat SD ngamen di sini, dan biasanya dia ngitung hasil ngamennya juga diwarung saya ini. Tapi ndak tau, hari ini ndak kelihatan anaknya.” Jelas seorang pedagang kakilima disebuah pangkalan bus.
Hampir tiga jam saya menunggu, namun tak satu pun gambar saya dapatkan. Ndak tau mengapa………
Dari pencarian tersebut, saya hanya bisa mendapat satu gambar, itu pun bukan yang diharapkan. Karena, gambar tersebut bukan yang saya rencanakan dari awal. Gambar apa sebenarnya ?

Gambar diatas ndak nyambung dengan tujuan awal saya. Tapi akan nyambung ketika membaca tulisan “Awas hati2 banyak anak2 rawan kecelakaan”. Gambar tersebut sebenarnya tidak sengaja saya jepret, karena saya pikir ndak nyambung dengan peringatan hari anak nasional.
Dalam keputus asaan. Dari gambar tersebut ternyata mempunyai makna yang sangat dalam, dan sangat erat sekali hubungannya dengan peringatan hari anak nasional ini. Maka dari itu, hanya gambar tersebut yang bisa saya persembahkan untuk anak-anak Indonesia. Selamat Hari Anak Nasional.





kampoeng on Fri, 24th Jul 2009 7:21 pm
wah kalau mencari foto anak2 disekitar lampu merah, di surabaya banyak mas…
Dariman on Sat, 25th Jul 2009 6:00 am
Hmmmmm………
Mungkin ada teman-teman di Surabaya yang konsen menangani anak jalan, seperti dikota-kota besar lainnya. Semoga teman-teman disana berkenan mempersembahkan gambar, ketika momen Hari Anak Nasional ini. Bagaimana, disaat anak-anak memperingatinya…
Peringatan Hari Anak Nasional di Kebumen | Cyber Kebumen on Wed, 29th Jul 2009 10:06 pm
[...] Selamat Hari Anak…. [...]
suryaden on Wed, 5th Aug 2009 11:56 am
memang kadang untuk pengiritan space jadi semuanya ditulis